Jeneponto, Komando.co.id | Belasan Guru yang mengajar di SD Negeri 06 Kalumpang Bontosunggu bersama tokoh masyarakat setempat membuat surat pengaduan yang berisi penolakan terhadap keberadaan kepala sekolah tersebut.

Dalam surat yang ditandatangani oleh 50 orang tersebut, dan ketahui oleh Kepala Desa Bontosunggu H. Badaruddin, masyarakat meminta Bupati Jeneponto agar mencopot Kepsek, Saenab, S.Pd dari jabatannya.

Sedikitnya ada 3 alasan yang membuat Guru dan tokoh masyarakat  tidak menghendaki lagi keberadaan Kepsek Saenab.

Pertama, Kami para guru SDN 06 Kalumpang tidak sepaham dengan setiap kebijakan Kepsek SDN 06 Kalumpang, Saenab S.Pd.

Kedua, yang bersangkutan (Kepsek) tidak memilik dedikasi dan disiplin yang baik dan

Ketiga Kepala Sekolah tidak pernah menghargai bawahannya selaku tenaga pengajar di sekolah yang dia pimpin.

READ  Atlet Peraih Medali Diterima Presiden

Salah satu Guru SDN 06 Kalumpang, ketika dikonfirmasi via telpon, membenarkan adanya surat pengaduan yang dibuat oleh guru, orang tua murid dan tokoh masyarakat Desa Bontosunggu Kalumpang, Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

“Menurutnya, surat pengaduan tersebut sebagai wujud rasa tidak puas terhadap kepemimpinan Kepsek tersebut, “ujar Bajirong, yang juga selaku penanggung jawab dalam surat pernyataan tersebut, Minggu (1/3).

Terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri 06 Kalumpang Saenab, yang dikonfirmasi oleh awak media membenarkan adanya surat pengaduan yang berisi penolakan terhadap dirinya dan ditanda tangani oleh para guru, orang tua siswa/wali murid dan tokoh masyarakat Kalumpang.

“Iya benar, ada surat penolakan tentang dirinya, namun diantara ada beberapa warga yang tidak tahu menahu tiba tiba disuruh tanda tangan,”ujarnya dibalik telepon.(**)

READ  Hutan Tropis Band Launcing Album 3500Hz